kata-kata-hidupan.jpg

Jadilah orang yang bijak. Karena dengan bijak Anda akan di sukai banyak orang. Jadilah orang yang tamvan hatinya. Karena ketampanan hati akan menjadi jalan untuk meraih surga-Nya. Owhkeh, kali ini admin bawa cerita nie. Langsung aja ya disimak.

Bapak Wawan adalah seorang pimpinan di suatu rumah makan. Di adalah orang yang baik serta bijak. Setiap kali ada seseorang yang bertanya padanya tentang keadaannya, dia langsung menjawab, "Alhamdulillah, semua dalam keadaan baik-baik saja."

Tatkala Pak Wawan pindah ke rumah makan lain, sejumlah karyawan rumah makan yang dipimpinnya rela meninggalkan posisi mereka masing-masing dan memilih ikut serta pindah bersamanya. Kenapa demikian? Apa gerangan yang membuat mereka melakukan hal itu?

Ternyata, hal ini karena Pak Wawan selalu memberikan motivasi dan pencerahan pada orang-orang di sekitarnya. Bila ada seorang karyawan yang menghadapi masalah, Pak Wawan selalu membantunya serta memberikan motivasi dan senantiasa melihat masalah dengan positif.

Sikapnya itu membuat banyak orang terheran-heran dan bertanya-tanya. Akhirnya ditanyakanlah hal itu padanya, "Sungguh, banyak orang yang heran pada sikap Anda. Bagaimana Bapak bisa melihat segala sesuatu dengan positif setiap saat?"

Dengan bijak, dia menuturkan, "Di setiap pagi, sejak bangun tidur, saya memiliki dua pilihan: Saya bisa menjadi orang yang bersikap baik atau menjadi orang yang bersikap buruk. Saya selalu memilih menjadi orang yang bersikap baik. Setiap kali terjadi masalah tertentu, saya pun mempunyai dua pilihan: apa saya rela sebagai objek masalah itu dan menjadi korban atau saya belajar dari masalah itu. Saya selalu memilih untuk belajar dari masalah yang ada. Setiap kali ada orang yang curhat kepada saya, saya pun memiliki dua pilihan: saya hanya menerima keluhan-keluham itu, atau saya jelaskan padanya sisi positif dari persoalan yang dia hadapi. Dan saya selalu memilih untuk menjelaskan padanya sisi positif dari persoalan yang sedang dia hadapi."

"Tentu untuk bersikap seperti itu bukanlah hal mudah," tegas si penanya kepadanya. Dia pun menjawab, "Tidak terlalu sulit dan cukup mudah. Sebab, hidup ini secara umum hanya memberikan dua pilihan. Bila engjau akan dapati pada akhirnya hanyalah hasil dari pilihan itu. Engkau bebas memilih bagaimana engkau bersikap, apa yang bisa engkau berikan pada orang lain, dan apakah berpikir positif atau negatif. Pada akhirnya, pilihanmu itulah yang akan mewarnai kehidupanmu."

...oo0oo...



Setiap hari Anda memiliki dua pilihan: menyukai kehidupan yang sedang berlangsung atau membencinya. Ternyata, memang hanya ada satu hal yang menjadi pilihan milik Anda dan tak ada seorang pun yang bisa mengambilnya atau mengendalikannya, yaitu pola pikir serta pandangan kita pada kehidupan. Bila kita selalu memiliki pola pikir positif dan optimis, maka segala sesuatu dalam hidup ini akan menjadi lebih mudah dan menyenangkan. Keadaan apa pun yang kita hadapi, sebenarnya bersifat netral. Kitalah yang memberikan label positif atau negatif terhadapnya. Seperti yang dikatakan filsuf Cina, I Ching, "Peristiwanya sendiri tidak penting, tapi respon terhadap peristiwa itu adalah segala-galanya."