gambar-paku-unik-keren.jpg

Suatu hari, ada seoang aak yang cepat marah. Ayahnya memberina sekantong paku dan memintanya untuk memasang satu paku ke pagar kayu tiap kali dia dikuasai kemarahan.

Pada hari pertama, aak itu menancapkan 10 paku di pagar itu. Apidi minggu minggu berikutnya, dia mampu menguasai dirinyasehingga jumlah paku yang dia pasang ke dinding semakin berkurang hari demi hari. Hingga tibalah dimana dia tidak menancapkan satu paku pun.

Pada hari itu, anak itu memberi tahu anaknya mengenai apa yang terjadi. Ayahnya merasa amat gembira. Kemudian sang ayah memintanya untuk mencabut satu paku yang telah dia pasang sebelumny setiap kali dia mampu menguasai dirinya dari kemarahan.

Anak itu pun mulai mencabuti paku-paku itu dan semakin bertambah dari hari demi hari, hingga dia berhasil mencabut semuanya. Ketika anak itu memberi tahu ayahnya tentang hal tersebut, maka dia sangat gembira dan menuntun anak itu kepagar kayu itu seraya berkata, "Sungguh mengagumkan apa yang telah kau lakukan, hai anakku. Tapi perhatikanlah pagar itu dan lubang-lubang ini. Sesungguhnya pagar ini tidak akan kembali seperti semula, selamanya. Setiap kali kau berbicara atau bertindak yang membagkitkan amarah dan membuat teman-teman mu terluka, kau seolah-olah memukulkan satu paku kepada batin mereka. Perbuatan yang memalukan ini tidak akan terhapuskan walau pun oleh permintaan maaf. Ia akan tetap meninggalkan luka yang menganga seperti pada lubamng-lubang yang ada di pagar itu."