berbagi-tak-pernah-rugi-b.jpg

Dengan kemalasan yang menjalari seluruh tubuh ini. Admin post sebuah Cerita Kisah Inspirasi yang sebenernya masih banya Cerita dalam kategori inspirasi, hikmah, maupun teladan yang telah admin baca. Akan tetapi malah untuk mengetiknya.

Cerita Sebelumnya

# Kisah Rasulullah saw dan Jeruk Limau dari Wanita Kafir
# Kisah Keteladanan Sahabat Ali Ra. yang patut di Contoh
Kisah Hikmah, Sukses berawal dari Memungut Barang bekas

Cerita Kisah Inspirasi - Kebahagiaan Yang Menular

Seorang pemuda berangkat kerja dipagi hari. Memanggil taksi, dan naik. "Selamat pagi Pak," kata pemuda menyapa sang sopir taksi.

"Pagi yang cerah ya?" sambungnya sambil tersenyum, lalu bersenandung kecil.

Sang sopir tersenyum melihat keceriaan penumpangnya, dengan senang hati, Ia melajukan taksinya.

Sesampainya ditempat tujuan. Pemuda itu membayar dengan uang selembar dua puluh ribuan, untuk tarif yang hampir 15 ribu.

"Kembaliannya untu bapak saja. Selamat bekerja Pak." kata sang pemuda sambil tersenyum.

"Terima kasih." jawab Pak sopir taksi dengan penuh rasa syukur...

"Wah, aku bisa sarapan dulu nih." Pikir sopir taksi itu. Dan ia pun menuju kesebuah warung.

"Biasa Pak?" tanya si ibu warung.

"Iya biasa, Nasi sayur. Tapi.. Pagi ini tambahkan sepotong ayam." jawab Pak sopir dengan tersenyum. Dan, ketika membayar nasi , di tambahkannya seribu rupiah "Buat jajan anaknya si ibu," begitu katanya.

Dengan tambahan uang jajan seribu, pagi itu anak si ibu warung berangkat kesekolah dengan sebuah senyuman lebih lebar yang menghiasi wajahnya.

Ia bisa membeli 2 buah roti pagi ini. 1 untuknya dan 1 untuk diberikan pada temannya yang tidak punya bekal.

Begitulah...cerita bisa berlanjut.. Bergulir, bagaikan bola salju.

Pak sopir bisa lebih bahagia hari itu karena tambahan ayamnya. Begitu juga si ibu yang bahagia dapat memberi uang tambahan pada sang anak. Teman si anak... keluarga mereka... Semua tertular kebahagiaan...

Kebahagiaan, seperti juga kesusahan, bisa menular kepada siapa saja disekitar kita.

Kebahagiaan adalah sebuah pilihan.

Siapkah kita menularkan kebahagiaan hari ini?? Atau kita malah menularkan kesusahan? Memberi kebahagiaan adalah berkah. Tapi bisa memberi adalah anugerah. Mari kita sisihkan uang receh yang kita miliki. Mungkin saja akan lebih berguna dan bermanfaat di tangan orang yang membutuhkan.

Semoga sisa hidup kita selalu bahagia dan membuat orang lain bahagia dengan keberadaan kita, Mari selalu berbagi, semoga ada arus membahagiakan yang terus berputar, dan jangan pernah merasa iri dengki dengan kebahagiaan yang dimiliki org lain, apalagi berusaha menghilangkannya. Karena itu tidak baik, dan akan merugikan kita dunia maupun akhirat.

Semoga cerita ini dapat bermanfaan bagi saya selaku juru ketik, juga kalian selaku pembaca.